Bahasa IndonesiaEnglish

Asbindo Youtube Asbindo Flickr Asbindo Yahoo Groups Asbindo Facebook

Artikel Hijau

Apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan Green City serta bagaimana perkembangan Kota Hijau di Indonesia. Terkait dengan Green Services yang diinisiasi oleh ASBINDO, dalam pengembangan Kota Hijau terdapat banyak hal yang sebaiknya diperhatikan. ASBINDO berusaha untuk meberikan informasi dan edukasi yang berhubungan dengan Kota Hijau dan akan berbagi dengan Anda di halaman ini.

Jika Anda memiliki informasi atau artikel yang berhubungan dengan Green Services, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Daerah Resapan Air di Kota Besar

PDFCetakE-mail

Daerah resapan air adalah bagian penting dalam penataan kota. Bagian ini merupakan hal yang tidak boleh salah dalam pembuatan dan perencanaannya. Kawasan yang sudah ditetapkan menjadi daerah resapan air, harus tetap dipertahankan jika tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat intensitas dan kuantitas air hujan menjadi limpasan (run off) dalam jumlah yang besar.

Masalah yang dihadapi sebagian kota besar di Indonesia adalah urbanisasi yang mengakibatkan kebutuhan akan lahan/tempat tidnggal meningkat. Pembangunan fisik yang tidak berdasarkan pada kelestarian lingkungan akan berakibat negatif dikemudian hari dapat berupa bencana banjir ataupun berkurangnya air tanah. Resapan air tidak terlepas dari ruang terbuka hijau di sebuah kota. Idealnya setiap kota memiliki ruang terbuka hijau seluas 30% dari luas kota yang dapat berupa telaga (waduk, danau, atau situ), green belt, taman, dan hutan kota.

Jakarta saat ini hanya memiliki ruang terbuka hijau kurang dari 9% dari total wilayah. Vegetasi yang menutupi daerah resapan air juga mempengaruhi daya serap daerah resapan air. Semakin banyak vegetasi yang menutupi daerah resapan air serta semakin tepat jenis vegetasinya akan semakin baik daerah resapan air dalam menyerap limpasan air.

Selengkapnya...

 

Sampah di Sekitar Kita

PDFCetakE-mail

Sampah dan pengelolaannya masih menjadi masalah klasik di kota-kota besar termasuk Jakarta. Lebih dari 5000 ton sampah diproduksi di Jakarta. Sampah memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, dan banyak hal yang dilakukan untuk mempermudah pengolahannya salah satunya adalah dengan pemisahan sampah organik dan anorganik. Akan tetapi pada pelaksanaannya hal ini belum banyak membantu.

Masih banyak pihak yang belum sadar atau mungkin belum paham membedakan sampah organik dan anorganik, sehingga di mana ada tempat sampah, meskipun sudah dilabeli tetap saja masih belum sesuai dengan keinginan.

sampah organic and anorganic kompos rumah tangga

Selain pelabelan tempat sampah, hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi jumlah sampah harian, baik plastik, kertas, dan berbagai sampah lainnya. Beberapa cara berikut ini dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah:

  • Selalu membawa tas kain/reusable bag setiap hari dan menolak kantong plastik saat berbelanja.
  • Membawa botol minum/tumblr/tempat minum sendiri sehingga tidak perlu membeli air minum dalam kemasan plastik jika tidak sangat diperlukan.
  • Tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukan.
  • Memanfaatkan sampah domestik sebagai pupuk
  • Mendaur ulang sampah, misal: kertas, plastik (untuk benda kerajinan), botol dan kaleng sebagai pot tanaman, dan lain sebagainya.

Cara termudah untuk memulai hal-hal di atas adalah dengan memulainya dari diri sendiri, kemudian mengajak lingkungan terkecil (keluarga) untuk membiasakan diri dengan hal-hal seperti di atas untuk mengurangi jumlah sampah.

 
 

Interiorscaper: Menata Tanaman Menghidupkan Ruangan

PDFCetakE-mail

Salah satu elemen dalam pengembangan green city adalah banyaknya green building yang terdapat pada satu area kota. Hal yang tidak bisa dilepaskan dalam pembangunan gedung hijau adalah pengaturan bangunan yang ramah lingkungan, hemat energi, dan juga materi hijau (tanaman di dalamnya). Dalam penataan tanaman dalam ruangan, dibutuhkan jasa interiorscaper.

Interiorscaper atau dalam bahasa asing disebut Interiorlandscape/plantdesigner/plantscaper adalah seorang professional dengan latar belakang pendidikan dibidang desain ataupun hortikultura, yang mempunyai pekerjaan menata tanaman dalam ruang tertutup baik dalam perkantoran, mal, maupun rumah yang banyak menggunakan air condition sebagai sarana pendingin ruangan.

Interiorscaper - edelweiss cantiqa Interorscaper - edelweiss cantiqa Interiorscaper - Edelweiss cantiqa

Interiorscaper bertanggungjawab atas penataan tanaman dalam ruang sebagai pencegah “Sick Building Syndrome”. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr Virginia Lohr (Washington state University), tanaman hias meningkatkan produktivitas pekerja dan mengurangi stress, diperkuat juga dalam penelitiannya yang diterbitkan dalam “Journal of Enviromental Horticulture”, bahwa produktivitas pekerja meningkat 12 % bila bekerja dekat tanaman dibandingkan dengan yang tidak berdekatan dengan tanaman.

Selengkapnya...

 
 

Kuliah Umum Growing Greener Cities

PDFCetakE-mail

Pengembangan kota hijau telah menjadi perhatian utama bagi pemerintah dan juga penduduk di kota-kota di Indonesia. Fokus pengembangan kota hijau oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk tahap awal adalah pada green open space (ruang terbuka hijau-RTH), green planning and design (rencana dan desain hijau), dan green community (masyarakat hijau). Untuk mencapai kota hijau yang dapat memberikan manfaat bagi penghuninya diperlukan adanya guideline (panduan), oleh karena itu Kementerian PU bekerjasama dengan Kedutaan Belanda serta Asosiasi Produsen Hortikultura Internasional (AIPH) menyelenggarakan Kuliah Umum “Growing Greener Cities” bersama Niek Roozen (pakar Kota Hijau dari Belanda).

Kuliah Umum Niek Roozen Kuliah Umum Niek roozen

Selengkapnya...

 
 

Mendisain Ruang Terbuka Hijau

PDFCetakE-mail

Dalam pengembangan kota hijau/green city salah satu atribut yang menjadi fokus penanganan adalah ruang terbuka hijau. Selain mempertahankan ruang terbuka hijau hal yang juga perlu diperhatikan adalah menambah jumlah dan luas ruang terbuka hijau. Beberapa di antara cara untuk menambah ruang terbuka hijau adalah dengan pengoptimalan taman kota dan penanaman pohon sebagai green belt.

Green City

Sumber

 Taman kota

Sumber

Lokasi penanaman dan desain taman juga merupakan hal mendasar sebelum dilakukan pembuatan taman kota ataupun city green belt. Beberapa hal di bawah ini adalah panduan memilih lokasi yang mempengaruhi disain taman kota/ruang terbuka hijau:

Selengkapnya...