Salah satu elemen dalam pengembangan green city adalah banyaknya green building yang terdapat pada satu area kota. Hal yang tidak bisa dilepaskan dalam pembangunan gedung hijau adalah pengaturan bangunan yang ramah lingkungan, hemat energi, dan juga materi hijau (tanaman di dalamnya). Dalam penataan tanaman dalam ruangan, dibutuhkan jasa interiorscaper.
Interiorscaper atau dalam bahasa asing disebut Interiorlandscape/plantdesigner/plantscaper adalah seorang professional dengan latar belakang pendidikan dibidang desain ataupun hortikultura, yang mempunyai pekerjaan menata tanaman dalam ruang tertutup baik dalam perkantoran, mal, maupun rumah yang banyak menggunakan air condition sebagai sarana pendingin ruangan.

Interiorscaper bertanggungjawab atas penataan tanaman dalam ruang sebagai pencegah “Sick Building Syndrome”. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr Virginia Lohr (Washington state University), tanaman hias meningkatkan produktivitas pekerja dan mengurangi stress, diperkuat juga dalam penelitiannya yang diterbitkan dalam “Journal of Enviromental Horticulture”, bahwa produktivitas pekerja meningkat 12 % bila bekerja dekat tanaman dibandingkan dengan yang tidak berdekatan dengan tanaman.
Sebagai penata tanaman dalam ruang tentunya seorang interiorscaper membuat desain penempatan tanaman, menentukan jenis dan tinggi, warna sampai ukuran serta model pot tanaman, juga harus mampu menempatkan tanaman sesuai dengan kondisi cahaya yang ada dalam ruangan serta tentunya memberikan sentuhan estetik di dalam menanam/menata tanaman dalam wadah (pot) nya.
Seorang interiorscaper akan bekerja sama dalam Team, yang terdiri dari arsitek, interior desainer, building management dan professional lainnya baik dalam pekerjaan renovasi, maupun proyek yang baru akan dibangun untuk dapat mewujudkan green building yang berkualitas.

Sangat mungkin, interiorscaper juga diminta untuk membuat instalasi disebuah mal atau lobby hotel dimana instalasi tersebut menggunakan banyak tanaman hias dan bunga pot selain untuk menghias areal, juga untuk menarik pengunjung (tenant) untuk datang berkunjung. Hal ini dikuatkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Kathleen L. Wolf, Ph.D. Center for Urban Horticulture University of Washington yang menyatakan bahwa tanaman hias yang ada di lokasi pusat perbelanjaan sangat mempengaruhi kecenderungan orang untuk berbelanja.
Sangat manarik, bukan? Dan inilah salah satu bukti multiplier effect bahwa green city akan memberikan manfaat yang baik bagi kesejahteraan.
Ditulis Oleh:
Lusi Ismail (Interiorscaper, Floral Designer dari Edelweiss Cantiqa Lestari - www.edelweisscantiq.co.id)