Sampah dan pengelolaannya masih menjadi masalah klasik di kota-kota besar termasuk Jakarta. Lebih dari 5000 ton sampah diproduksi di Jakarta. Sampah memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, dan banyak hal yang dilakukan untuk mempermudah pengolahannya salah satunya adalah dengan pemisahan sampah organik dan anorganik. Akan tetapi pada pelaksanaannya hal ini belum banyak membantu.
Masih banyak pihak yang belum sadar atau mungkin belum paham membedakan sampah organik dan anorganik, sehingga di mana ada tempat sampah, meskipun sudah dilabeli tetap saja masih belum sesuai dengan keinginan.
Selain pelabelan tempat sampah, hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi jumlah sampah harian, baik plastik, kertas, dan berbagai sampah lainnya. Beberapa cara berikut ini dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah:
Cara termudah untuk memulai hal-hal di atas adalah dengan memulainya dari diri sendiri, kemudian mengajak lingkungan terkecil (keluarga) untuk membiasakan diri dengan hal-hal seperti di atas untuk mengurangi jumlah sampah.