Florikultura sebagaimana tanaman lainnya, kualitas dan kuantitas produknya ditentukan oleh pembentukan biomassa yang diserap dari media tanam tempat tumbuhnya. Tantangan utama dalam ketersediaan unsur hara sangat dipengaruhi asupan nutrisi berupa pupuk maupun faktor lingkungan yang mempengaruhi ketersediaannya (misalnya pH tanah, temperatur dsb. Dan kedua adalah hambatan pada penyerapannya akibat terganggunya sistem perakaran oleh OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) yang berada di dalam media tumbuh. Kedua faktor di atas saling berinterkasi dan mempengaruhi satu sama lain.
Dalam pembahasan kali ini, lebih menitikberatkan pada faktor yang kedua dari uraian di atas. Ditambah lagi dengan perbaikan status biologis dengan introduksi dan inokulasi organisme mikro yang bermanfaat. Mirip dengan berbagai metode yang sifatnya organik dan ramah lingkungan, cara kerja dan hasil perlakuan ini tidak alaupun dalam jangka panjang akan sangat bermanfaat.
