Dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap Industri Florikultura Indonesia termasuk produk-produk dan peluang usaha di dalamnya, ASBINDO mengikuti beberapa kegiatan promosi baik di dalam negeri ataupun kegiatan internasional.
Jika Anda memiliki pertanyaan terkait dengan florikultura Indonesia, silahkan hubungi kami.
Wahana Kharisma Flora Group : Pionir Florikultura di Indonesia Timur Menggelar Event Bergengsi
Selama lebih dari tiga dekade, Wahana Kharisma Flora Group telah menjadi nama yang synonymous dengan kualitas dan inovasi dalam industri florikultura di Indonesia Timur. Didirikan oleh lima wanita inspiratif pada tahun 1991, perusahaan ini telah tumbuh menjadi produsen, supplier, dan trader bunga potong segar terbesar di wilayah tersebut.
WKF Group melihat potensi besar dalam industri florikultura Indonesia dan sedang melakukan berbagai upaya untuk menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang yang ada.
"New Trends & Floravaganza 2025": Merayakan Inovasi dan Edukasi
Penyelenggaraan event ini merupakan salah satu bentuk upaya WKF Group untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan di industri florikultura. Sejalan dengan komitmennya untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi industri, Wahanakharisma Flora Group menggelar event tahunan "New Trends & Floravanza 2025". Acara yang menggabungkan demonstrasi, workshop, dan lomba merangkai bunga ini bertujuan untuk :
Mengenalkan tren terbaru: Memperkenalkan tren terbaru dalam dunia florikultura, baik dari segi jenis bunga, warna, maupun teknik merangkai.
Membangun awareness: Meningkatkan kesadaran masyarakat akan keberadaan Wahanakharisma Flora Group sebagai produsen bunga potong segar terbesar di Indonesia Timur.
Mengedukasi masyarakat: Memberikan edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat umum, khususnya para pencinta bunga, mengenai seluk beluk dunia florikultura.
Meningkatkan keterampilan: Meningkatkan wawasan dan keterampilan merangkai bunga para peserta, baik pemula maupun profesional.
Lomba Merangkai Bunga Bergengsi dengan Piala Bergilir
Salah satu daya tarik utama dari event ini adalah lomba rangkaian instalasi bunga “Harmony of Bloom” yang diadakan setiap dua tahun sekali. Pada penyelenggaraan pertamanya tahun ini, WKF bekerja sama dengan Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) untuk menghadirkan kompetisi yang lebih meriah dan bergengsi.
Penyelenggaraan Lomba ini merupakan salah satu upaya WKF Group untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di industri florikultura, yang merupakan salah satu kunci untuk menghadapi persaingan global.
Hadirkan Pakar Internasional dan Nasional
Untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna, WKF mengundang para ahli merangkai bunga ternama, baik dari dalam maupun luar negeri. Shuhei Aizu, seorang florist designer kenamaan dari Ganon Florists (Thailand, Jepang, dan Amerika Serikat), berbagi teknik-teknik merangkai bunga yang unik dan inovatif. Selain itu, para peserta juga mendapatkan ilmu dari para ahli seperti Andy Djati Utomo (Intuition Floral Art Studio Jakarta) dan Lindyawati Limbono (De Flor Floral Shop & Photo Studio Surabaya).
Sukseskan New Trends & Floravaganza 2025, Terima Kasih ASBINDO !
Acara New Trends & Floravaganza yang berlangsung pada tanggal 15 Januari 2025 lalu telah sukses digelar. Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh dari Asosiasi Bunga Indonesia (ASBINDO). Kehadiran Ketua ASBINDO, Ibu Hesti Widayani, secara langsung dalam acara ini memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh panitia dan peserta. . Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ASBINDO atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan. Semoga kerjasama yang baik ini dapat terus terjalin di masa mendatang.


ASBINDO kembali menyelenggarakan kunjungan ke kebun anggota. Kegiatan kunjungan kebun merupakan salah satu Program Bidang Keorganisasian yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi, bertukar informasi, wawasan serta saling belajar sesama anggota ini diselenggarakan tanggal 19 September 2024 bertempat di PT. Bina Usaha Flora dan PT. Alam Indah Bunga Nusantara Jl. Mariwati Pataruman, Kawungluwuk Sukaresmi, Cipanas, Cianjur.
PT. Bina Usaha Flora didirikan pada tahun 2006, perusahaan ini menyediakan berbagai macam tanaman hias dalam pot, tanaman hamparan, landscape, bibit, bunga potong dan juga souvenir tanaman. PT. Alam Indah Bunga Nusantara merupakan perusahaan yang memproduksi bunga krisan potong, krisan pot dan filler.
Pada kunjungan kebun kali ini, kegiatan diisi dengan pemaparan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Dummen Orange. Adapun topik yang disampaikan Dr. Suskandari Kartikaningrum dari BRIN yaitu tentang Preferensi Konsumen untuk Tanaman Impatients Hasil Persilangan Peneliti BRIN. Sedangkan Mr. Kevin, Dummen Orange menyampaikan informasi tentang Pasar dan Tren Krisan Potong di Jepang, Ekspor Krisan Potong di Malaysia dan Vitenam, serta Peluang Bisnis Bunga di Indonesia.
Dummen Orange adalah perusahaan yang didirikan pada bulan April tahun 2015, bergerak dalam pemuliaan (breeding) pembibitan juga propagasi bunga potong, umbi, tanaman tropis, dan tanaman pot. Memiliki kantor pusat berbasis di Belanda, Dummen Orange memiliki lebih dari 300 hektar area produksi yang tersebar di negara Afrika, Amerika, Asia, Australia dan sudah mempekerjakan lebih dari 6.600 karyawan di seluruh dunia.
Diharapkan dari program kunjungan kebun yang diagendakan 3-4 bulan sekali, kegiatan ini dapat menjadi sarana bertukar pikiran, informasi dan pengetahuan serta berdiskusi diantara anggota ASBINDO khususnya mengenai berbagai aspek usaha tanaman hias, dan dapat memberikan manfaat bagi anggota ASBINDO.


ASBINDO kembali melaksanakan kunjungan kebun pada tanggal 15 Mei 2024 ke kebun PT. Wilis Agro Lestari yang berlokasi di Kp. Babakan Tisuk, Desa Cipancar, Kab.Subang, Jawa Barat.
PT. Wilis Agro Lestari yang dikenal dengan nama Wilis Agro didirikan pada tahun 2012. Perusahaan ini bergerak di bidang budidaya dan pembungaan tanaman anggrek, khususnya Anggrek Bulan. Pada tahun 2017, Wilis Agro melakukan modernisasi Green House untuk memastikan produk yang dihasilkan benar-benar produk unggulan terbaik. Hal inilah yang membuat produk Wilis Agro cepat diterima dan disukai di pasar Indonesia.
Wilis Agro memiliki Greenhouse pembungaan di daerah Subang, Jawa Barat dengan luas 20.000 m2 dan kapasitas produksi 480.000 anggrek/tahun. Anggrek-anggrek yang dihasilkan sebagian besar untuk memenuhi permintaan pasar lokal di pulau Jawa. Sementara itu, pasar anggrek di luar pulau Jawa maupun ekspor masih terbuka lebar.


Wilis Agro memiliki Greenhouse pembungaan di daerah Subang, Jawa Barat dengan luas 20.000 m2 dan kapasitas produksi 480.000 anggrek/tahun. Anggrek-anggrek yang dihasilkan sebagian besar untuk memenuhi permintaan pasar lokal di pulau Jawa. Sementara itu, pasar anggrek di luar pulau Jawa maupun ekspor masih terbuka lebar.
|
Halaman 1 dari 13