IndonesianEnglish

Asbindo Facebook Asbindo Instagram Asbindo Twitter

Artikel Hijau

Apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan Green City serta bagaimana perkembangan Kota Hijau di Indonesia. Terkait dengan Green Services yang diinisiasi oleh ASBINDO, dalam pengembangan Kota Hijau terdapat banyak hal yang sebaiknya diperhatikan. ASBINDO berusaha untuk meberikan informasi dan edukasi yang berhubungan dengan Kota Hijau dan akan berbagi dengan Anda di halaman ini.

Jika Anda memiliki informasi atau artikel yang berhubungan dengan Green Services, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Edible Flowers

PDFCetakE-mail

Jika penah melihat bunga cantik aneka warna didalam piring, itu adalah Edible Flower, bunga yang bisa dimakan dengan aman. Penggunaan bunga yang bisa dimakan dalam dunia kuliner telah lama dilakukan, di Indonesia edible flower baru menjadi trend di tahun 2017, bunga biasanya dipakai untuk campuran salad, infused water, hiasan puding, cake, cookies, dll. Selain menambah nilai estetika pada sajian, edible flower juga bisa memberikan rasa tambahan yang berbeda, juga mengandung beberapa kandungan zat antioksidan, bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Syarat  bunga untuk Edible fower adalah tidak menggunakan pestisida, tanaman bisa dibudidayakan secara organik atau biasa. Beberapa pelaku bisnis Edible flower ada yang menanam sendiri, menjual bunganya, juga olahan  jadi. Edible flower dijual berupa campuran beberapa macam bunga dalam satu wadah, sehinga pembeli dapat memperoleh macam macam bunga, penjualan online untuk edible flower sudah banyak.

edible floweredible flower

Download File
Download this file (Edible Flower ASBINDO.pdf)Edible Flower ASBINDO.pdf[ ]817 Kb714 Downloads
 

Meningkatkan Nilai Tambah Kekayaan Florikultura Nasional Melalui Pemuliaan Tanaman

PDFCetakE-mail

Tanaman hias yang tidak hanya tanaman berbunga tetapi juga tanaman berdaun indah tentu memiliki masa pajang yang tidak bisa selamanya diminati konsumen. Tanaman hias seperti produk seni yang senantiasa mengikuti selera dan preferensi konsumen yang terus berganti dan berubah ubah. Konsumen yang walaupun tidak di semua bagian cenderung membudidayakan, merawat, dan mengoleksi tanaman-tanaman hias yang lebih baru dan menarik. Tanaman hias bunga dinikmati secara penuh tentu ketika tanaman tersebut telah menghasilkan bunga sampai periode layu bunga, sementara itu tanaman hias berdaun indah seperti jenis-jenis tanaman dari kelompok Araceae, Arecaceae memiliki waktu attractiveness yang lebih panjang karena setiap saat dapat dinikmati keindahan corak, variasi warna dan bentuk daun yang terus bertambah.

Masa pandemic COVID-19 telah mengangkat kembali tren tanaman hias di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Menyadarkan kita pentingnya berinteraksi dengan alam melalui penataan lingkungan tempat tinggal yang lebih hijau dan berinteraksi melalui kegiatan merawat tanaman.

nudiranudira

Download File
Download this file (Pemuliaan Tanaman.pdf)Pemuliaan Tanaman.pdf[ ]571 Kb603 Downloads
 
 

Memahami Trend pada Florikultura

PDFCetakE-mail

Sudah  berpuluh  tahun,  banyak  yang  mengajukan  pertanyaan yang sama  tentang bagaimana floriukultura dipengaruhi oleh terjadinya trend atau kecenderungan tertentu. Sering dibandingkan apakah dunia flori juga mengalami fenomena yang sama yang dialami oleh bidang fashion atau seni rupa, untuk  menyebut  satu dua contoh.  Ini mungkin  keduanya berasosiasi dengan keindahan visual yang umumnya bergerak dinamis sesuai dengan jamannya.

Ternyata menurut saya jawabannya sedikit tricky, tergantung dengan siapa kita berbicara. Bila  kita  menanyakan  pada  ‘mass  handler’  (baik  produsen  maupun  eksporter  yang  ukuran skalanya sangat masif), maka tampaknya trend bergerak secara incremental atau bahkan bersifat sedikit  statis.  Ini  memang  seperti  nature dari  ukuran  bisnisnya.  Bisa  dianalogikan  seperi bagaimana kapal container ship dan fighting carriers bergerak. Dibutuhkan waktu dan usaha yang sangat besar untuk  berubah arah, menambah atau mengurangi kecepatan  maupun  manuver lainnnya. Tidak gesit untuk berubah karena ukurannya yang hypersize. Bayangkan bahwa di pasar layanan tempat makan, dengan spektrum dari yang paling mini macam warteg sampai franchise restoran Padang, dalam 5 tahun terakhir menunya ya itu-itu  saja dengan fine tuning sana-sini. Namun porsi terbesar mungkin tidak  berubah. Atau sejenak berangan-anganlah anda sedang mengelola 10 hektar greenhouse produksi florikultura dan anda baru bertemu seseorang yang menyarankan perubahan trend produk tahun depan. Hampir pasti anda akan berhitung 10 kali untuk  mengikuti  saran  tersebut,  karena  advis  tersebut  memerlukan  investasi  baru  dalam peralatan, plant  material,  re-training tenaga  kerja  dan  alokasi  sumber  daya  lainnya maupun potensi bahwa perubahan tersebut beresiko secara pemasaran.

Download File
Download this file (Memahami trend pada florikultura.pdf)Memahami trend pada florikultura.pdf[ ]109 Kb527 Downloads
 
 

Mengenal Royal Flora Holland Oleh-oleh dari Training & Business Visit to Benelux

PDFCetakE-mail

Kemajuan bisnis florikultura di Belanda tidak dapat dilepaskan dari peran sebuah lembaga bernama Royal Flora Holland, yaitu sebuah koperasi yang menghimpun petani (grower), mereka menghubungkan petani dengan pembeli dan bekerja sama dengan semua pihak di sektor florikultura, sehingga sektor ini terus berkembang di Belanda. Berdiri tahun 1912 dan mendirikan pasar lelang yang pertama. Pada tahun 1922 produk flora dari pasar lelang tersebut mulai diekspor ke Inggris dan terus berkembang hingga sekarang.

Saat ini Royal Flora Holland mengelola pasar lelang flora terbesar di dunia berlokasi di Aalsmeer, selain di Naadlwijk dan Rijnsburg, ketiganya di Belanda. Pasar lelang Aalsmeer adalah yang utama dan terbesar, menempati lahan seluas 1,7 juta m2 atau setara 250 lapangan sepak bola. Memasarkan 44 juta bunga dan tanaman hias per hari, meliputi lebih dari 23.000 jenis bunga dan tanaman hias.

royal flora hollandroyal flora holland

Download File
Download this file (Royal Flora Holland 2022.pdf)Royal Flora Holland 2022.pdf[ ]310 Kb855 Downloads
 
 

Mengenal Bunga Kelelawar (Tacca chantrieri Andre), Species Tropika dengan Rangkaian Bunga yang Unik

PDFCetakE-mail

Bunga kelelawar (Tacca chantrieri Andre) termasuk dalam famili Taccaceae berbentuk herba. Species ini diberi nama bunga kelelawar karena rangkaian bunganya memiliki braktea dengan ukuran lebar dan berwarna gelap seperti sayap kelelawar. Rangkaian bunga Tacca memiliki banyak floret dan filiform; filiform merupakan struktur seperti misai yang panjang dalam jumlah banyak, sehingga di Malaysia species ini disebut dengan nama Janggut Adam.

krisantinikrisantini

Download File
Download this file (Mengenal Bunga Kelelawar.pdf)Mengenal Bunga Kelelawar.pdf[ ]154 Kb1060 Downloads
 
 

Halaman 4 dari 9