Peran Filler, Bunga Pengisi yang Terabaikan
Filler atau bunga pengisi dalam rangkaian, biasanya mempunyai karakter dan ciri yang khas, seperti: halus, kecil, rimbun, berkelompok, berkesan manis dan cantik. Sementara warnanya sangat beragam. Bunga pengisi biasanya ditancapkan terakhir, atau sewaktu rangkaian bunga hampir selesai. Tentunya warna dan karakter filler disesuaikan untuk melengkapi keseluruhan kombinasi bunga yang sudah dirangkai.
Hal yang perlu diperhatikan juga adalah ketika memilih filler sebagai pelengkap suatu rangkaian, hendaknya kita mengenal karakter dari jenis bunga yang digunakan. Sebagai contoh: jika bunga yang digunakan mempunyai karakter lebar dan tunggal, maka filler atau bunga pengisi yang kita pilih sebaiknya mempunyai karakter yang berbeda, mulai dari yang kecil sampai yang berkelompok dan rimbun. Hal ini dimaksudkan untuk membuat keharmonisan dari karakter yang berbeda dalam satu rangkaian itu.
Selain karakter filler yang dipilih, hal lain yang sama pentingnya adalah warna bunga pengisi itu. Pemilihan warna bunga pengisi bertujuan mengharmoniskan rangkaian dengan warna dan karakter yang dipilih. Oleh karena itu sebenarnya banyak sekali bunga pengisi yang dapat kita gunakan dalam rangkaian, tapi kadang kita tidak menyadarinya.
Filler yang akan saya tampilkan di sini adalah jenis bunga pengisi yang mungkin belum biasa digunakan para perangkai. Contohnya:
1. Gomphrena, bunga pentul : Bunga ini tahan lama sehingga dapat digunakan sampai saatnya kering. Bentuknya tunggal tetapi dari segi tehnik merangkai, beberapa tangkai bunga ini dapat dikelompokkan menjadi satu sehingga terlihat kompak.
2. Fleur hijau: jenis filler ini masih jarang dilirik perangkai kita. Mungkin belum banyak yang mengenalnya dan belum menyadari fungsi tanaman ini. Fleur hijau, adalah bunga fleur yang masih muda dan berwarna hijau; sementara semakin tua bunga ini akan berubah menjadi hitam, dan cantik untuk dijadikan bunga pengisi.
3. Justicia, rug ball: jenis bunga pengisi ini berkarakter berbulu agak panjang, berwarna kuning. Jika dipakai sebagai filler, bunga ini akan membuat kontras warna yang cukup tajam hingga dapat mengangkat keserasian warna dan keharmonisan bunga dalam satu rangkaian.
Ketiga jenis tanaman atau bunga pengisi ini mempunyai daya tahan yang cukup lama sehingga sangat menguntungkan untuk digunakan dalam rangkaian bunga.